TpdoGSGpGSriTfMlGpGlBSziTY==
Light Dark
Tanamkan Kepedulian Lingkungan, Mahasiswa KKN PMD UNRAM Ajak Anak-anak RBN Berkreasi dengan Kolase Sampah Anorganik

Tanamkan Kepedulian Lingkungan, Mahasiswa KKN PMD UNRAM Ajak Anak-anak RBN Berkreasi dengan Kolase Sampah Anorganik

Daftar Isi
×


Lombok Tengah, PolitikNTB.Com–Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Universitas Mataram (UNRAM) menggelar kegiatan edukasi lingkungan yang kreatif bagi anak-anak di Rumah Baca Nusa (RBN), Desa Pengonak, Kecamatan Praya Timur. Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu, 25 Januari 2026 ini fokus pada pemanfaatan sampah anorganik sebagai media seni.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya memilah dan mengolah sampah. Alih-alih membuang sampah anorganik begitu saja, mahasiswa mengajak anak-anak untuk melihat potensi limbah tersebut sebagai bahan karya seni yang menarik.

Dalam sesi kreativitas tersebut, anak-anak diajak membuat kolase dengan cara menempelkan potongan-potongan sampah anorganik yang telah digunting ke atas gambar buah yang telah disiapkan oleh mahasiswa. Keunikan dari kegiatan ini terletak pada ketelitian anak-anak dalam menyesuaikan warna sampah dengan warna alami buah pada gambar, sehingga menghasilkan karya yang berwarna-warni dan estetik.

Kepala Desa Pengonak, Bapak Rekan Ria Jaya, menyambut positif inovasi edukasi yang dilakukan di Rumah Baca Nusa tersebut. Menurutnya, metode belajar sambil bermain ini sangat efektif untuk anak-anak desa.

"Edukasi lingkungan memang harus dimulai dari hal-hal yang menyenangkan. Dengan memanfaatkan potongan sampah menjadi gambar buah yang bagus, anak-anak jadi paham bahwa sampah pun bisa bermanfaat jika dikelola dengan kreatif. Terima kasih kepada mahasiswa KKN UNRAM atas dedikasinya di RBN," ujar Bapak Rekan Ria Jaya.

Selama kegiatan berlangsung, anak-anak terlihat sangat fokus memilah warna plastik kemasan atau kertas anorganik untuk ditempelkan pada pola gambar jeruk, apel, hingga anggur. Aktivitas ini tidak hanya melatih motorik dan kreativitas mereka, tetapi juga memberikan pemahaman nyata bahwa sampah anorganik membutuhkan waktu lama untuk terurai sehingga lebih baik didaur ulang.

Mahasiswa KKN PMD UNRAM berharap melalui kegiatan di RBN ini, anak-anak Desa Pengonak dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih peka terhadap kebersihan lingkungan dan mampu menjadi pelopor pemanfaatan sampah di keluarga masing-masing.



0Komentar

Special Ads