TpdoGSGpGSriTfMlGpGlBSziTY==
Light Dark
Wujudkan Kemandirian Pangan, Mahasiswa KKN PMD UNRAM Gelar Sosialisasi Pertanian Hidroponik di Desa Pengonak

Wujudkan Kemandirian Pangan, Mahasiswa KKN PMD UNRAM Gelar Sosialisasi Pertanian Hidroponik di Desa Pengonak

Daftar Isi
×

 


Lombok Tengah, PolitikNTB.Com-Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Universitas Mataram (UNRAM) sukses menyelenggarakan sosialisasi pertanian modern melalui sistem hidroponik di Desa Pengonak, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 5 Januari 2026.

Acara yang dipusatkan di Balai Posyandu Dusun Menseh tersebut bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai teknik bercocok tanam yang efisien, sehat, dan tidak memerlukan lahan luas. Inovasi ini dihadirkan sebagai solusi bagi warga desa dalam mengoptimalkan pekarangan rumah untuk ketahanan pangan keluarga.

Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi dengan kehadiran peserta yang berasal dari berbagai wilayah. Selain warga Dusun Menseh sebagai tuan rumah, sosialisasi ini juga dihadiri oleh perwakilan warga dari Dusun Aik Paek, Dusun Nuse, Dusun Tatuk, dan Dusun Kulem. Tak ketinggalan, jajaran pengurus Karang Taruna Desa Pengonak juga turut hadir untuk mendalami potensi kewirausahaan berbasis pertanian modern tersebut.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Desa Pengonak, Bapak Rekan Ria Jaya. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif mahasiswa UNRAM yang membawa teknologi aplikatif ke tengah masyarakat desa.

"Kami sangat berterima kasih atas program yang dijalankan mahasiswa KKN UNRAM. Kehadiran warga dari berbagai dusun serta kawan-kawan Karang Taruna menunjukkan bahwa masyarakat kita haus akan inovasi. Kami berharap teknik hidroponik ini benar-benar bisa diterapkan di rumah masing-masing agar warga bisa mandiri dalam menyediakan sayuran sehat," tutur Bapak Rekan Ria Jaya.

Dalam sesi materi, mahasiswa KKN PMD UNRAM memaparkan langkah-langkah teknis mulai dari penyemaian benih, teknik pemberian nutrisi, hingga cara merakit instalasi hidroponik yang ekonomis. Peserta juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langsung cara menanam agar lebih memahami alur pertanian sistem air ini.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Pengonak dapat memanfaatkan teknologi hidroponik sebagai alternatif sumber pangan mandiri yang bebas pestisida, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi pemuda Karang Taruna di sektor agribisnis.

0Komentar

Special Ads