![]() |
| Legislator NTB asal Lombok Barat H. Suharto saat menyerahkan dokumen kematian kepada keluarga |
Lombok Barat, PolitikNTB.Com – Anggota
DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat dari Partai NasDem, H. Suharto, kembali
terlibat dalam proses pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTB yang
meninggal dunia di luar negeri. Upaya ini menjadi bagian dari komitmennya dalam
membantu PMI, khususnya yang menghadapi persoalan nonprosedural.
Kali ini, H. Suharto membantu
pemulangan jenazah Siti Aminah (39), warga Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan,
Lombok Barat. Almarhumah meninggal dunia di Malaysia pada 15 April 2026 pukul
15.17 waktu setempat di Hospital Canselor Tuanku Muhriz UKM akibat haemorrhagic
stroke, sebagaimana tercatat dalam Surat Bukti Pencatatan Kematian yang
diterbitkan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur Nomor:
00661/SBPM-KL/0426/04.
Dalam proses tersebut, H. Suharto
menjalin koordinasi dengan Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi NasDem, Irma Suryani
Chaniago. Di tingkat pusat, Irma berperan dalam mempercepat komunikasi dengan
Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia guna memastikan kelengkapan
administrasi dan fasilitasi pemulangan jenazah.
“Koordinasi lintas lembaga sangat
penting agar proses pemulangan berjalan cepat dan sesuai prosedur,” ujar H.
Suharto.
Selain di tingkat pusat, komunikasi di
daerah juga dilakukan secara intens. H. Suharto berkoordinasi dengan keluarga
almarhumah, serta pemerintah mulai dari tingkat dusun, desa, hingga pemerintah
provinsi. Gubernur NTB turut memberikan perhatian dengan menugaskan Kepala
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB untuk memastikan proses
pemulangan berjalan cepat dan lancar.
Jenazah almarhumah telah tercatat resmi
dalam administrasi negara melalui KBRI Kuala Lumpur. Pihak rumah sakit
memastikan tidak dilakukan autopsi, sementara identitas korban telah sesuai
dengan dokumen resmi. Seluruh berkas pemulangan juga dinyatakan lengkap.
Jenazah dijadwalkan dipulangkan ke
Indonesia pada Selasa, 21 April 2026, menggunakan penerbangan QZ 462 rute Kuala
Lumpur–Mataram dan diperkirakan tiba pukul 18.05 WITA. Setibanya di Bandara
Internasional Zainuddin Abdul Madjid, jenazah akan diterima oleh suami
almarhumah, Saepudin.
Selanjutnya, pemulangan ke rumah duka
difasilitasi oleh Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Nusa
Tenggara Barat menggunakan ambulans.
Diketahui, kondisi ekonomi keluarga
almarhumah tergolong tidak mampu sehingga membutuhkan dukungan pemerintah dalam
proses pemulangan jenazah.
H. Suharto menegaskan akan terus
berkomitmen membantu masyarakat NTB, khususnya PMI yang mengalami permasalahan
di luar negeri. Sinergi dengan Irma Suryani Chaniago dinilai penting untuk
memperkuat pelayanan dan perlindungan bagi PMI.
“Ini bentuk kepedulian kami sebagai
wakil rakyat. Kami akan terus hadir membantu masyarakat NTB, terutama dalam
kondisi darurat seperti ini,” tegasnya.
Dengan
dukungan berbagai pihak serta kelengkapan administrasi, proses pemulangan
jenazah Siti Aminah dipastikan berjalan sesuai prosedur dan tiba di Mataram.



0Komentar