![]() |
| Ilustrasi Kota Pintar Marina Bay |
Lombok Barat, PolitikNTB.Com–Proyek pembangunan Marina
Bay Sekotong di Desa Induk Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok
Barat, Nusa Tenggara Barat, mendapat dukungan penuh dari Dewan Pimpinan Pusat
(DPP) Aliansi Advokat dan Paralegal Indonesia. Dukungan tersebut dinilai
sebagai wujud komitmen organisasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,
peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pengembangan pariwisata
berkelanjutan di kawasan pesisir selatan Lombok Barat.
Ketua Umum DPP Aliansi Advokat dan Paralegal
Indonesia, Agus Cristianto, SH., MH., menegaskan bahwa proyek Marina Bay
memiliki nilai strategis jangka panjang. Menurutnya, proyek tersebut bukan
sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi besar yang akan mengubah wajah
ekonomi masyarakat Sekotong.
“Kami mendukung penuh langkah-langkah pembangunan
Marina Bay karena proyek ini mampu membuka lapangan kerja baru, mendorong UMKM
lokal, serta mengangkat potensi wisata bahari Lombok agar lebih dikenal secara
nasional maupun internasional,” ujar Agus.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP, Ichwan Al,
CPLA, menyampaikan bahwa pihaknya juga terlibat dalam pengawasan aspek hukum
dan regulasi proyek tersebut. Ia menegaskan bahwa pendampingan hukum menjadi
bagian penting dari komitmen organisasi agar pembangunan berjalan sesuai
prinsip good governance.
“Kami melakukan pengawalan dari sisi perizinan,
kepatuhan hukum, hingga advokasi sosial agar manfaat proyek benar-benar
dirasakan oleh masyarakat sekitar,” jelasnya.
Senada dengan itu, Humas DPP, Bambang, menambahkan
bahwa keberhasilan proyek Marina Bay akan sangat ditentukan oleh sinergi antara
pemerintah daerah, investor, dan masyarakat lokal.
“Kami siap menjadi jembatan komunikasi untuk
mencegah kesalahpahaman di lapangan, terutama dalam memastikan pelibatan
masyarakat sekitar secara aktif dan proporsional,” katanya.
![]() |
| DPP Aliansi Advocat dan Paralegal Indonesia |
Sebagai pembina organisasi sekaligus Tim Konsultan
Khusus Proyek Marina Bay, Deni Gunarja, SH., MH., MK.N., menegaskan bahwa
pihaknya berkomitmen menjaga pelaksanaan proyek agar berjalan profesional,
transparan, dan berkeadilan sosial.
Sementara Dewan Kehormatan Aliansi Advokat dan
Paralegal Indonesia, Joko Prihanto Putro, yang juga menjabat sebagai Penanggung
Jawab Project Marina Bay, menjelaskan bahwa pengembangan kawasan tersebut akan
difokuskan pada tiga sektor utamayakni sektor pariwisata, ekonomi masyarakat,
dan pelestarian budaya lokal.
“Kami ingin memastikan pembangunan Marina Bay tidak
hanya berorientasi ekonomi, tetapi juga menghargai nilai-nilai budaya dan
kearifan lokal masyarakat Lombok, khususnya di Desa Induk Buwun Mas,” tegas
Joko.
Dengan dukungan penuh dari jajaran DPP Aliansi
Advokat dan Paralegal Indonesia, proyek Marina Bay Sekotong diharapkan menjadi
ikon baru pariwisata bahari di Lombok Barat. Lebih dari itu, proyek ini
diharapkan menjadi contoh nyata kolaborasi antara dunia hukum, investasi, dan
pembangunan sosial yang berpihak pada kesejahteraan rakyat. Ast



0Komentar